.

.

Monday, 11 May 2015

Misteri Gunung Kof


Sebenernya sudah lama banget pengen posting tulisan ini. Namun ini peninggalan postingan Aruman Blog zaman dahulu, tapi baru bisa terselesaikan sekarang. Mungkin sudah ada di berbagai artikel lainnya. Ada yang tahu mengenai gunung Kof? Oke deh, begini..

Dalam surat Yasin ayat 36 yang artinya : Maha Suci Allah yang telah menciptakan di muka bumi ini tumbuhan yang beraneka ragam berjodoh-jodohan dan daripadanya ada mahkluk yang tampak dan ada yang mereka tidak mengetahuinya.

Thursday, 23 April 2015

Bawa Robot Dikira Bawa Boom

Kali ini gak dengan para idiot-idiot yang entah gimana kabarnya. Sekarang bersama sekawan, dalam bahasa jawa alus sekawan berarti empat. Berempat kami menjajaki dunia robotika. Diri ku termasuk masih baru, baru kemaren bergabung.
 
 

Masih baru juga, pengalaman baru. Kawan yang lain udah pada jago masalah mendesain robot, otak-atik elektronik, kode progam, hingga tEknisi perakitan.

Tokoh yang lain lagi perkenalan mulai dari Fauzan. Mahasiswa dengan suara qori’ yang sangat keren ini bertingkah aneh dan tak jelas. Ceplas-ceplos kalo ngomong. Dia ini ngobrak-ngabrik untuk perkumpulan. Jadi kalau ada rutinitas kumpul pengerjaan robot, Abdul ini lah yang sang pendobraknya.

Berikutnya Udin. Bisa dibilang cekatan, telaten dan ulet. Selain itu dia juga seorang aktifis, tepatnya aktifis dunia maya. Maksudnya tuh, ya tahu lah,  sering sekali update status, baik di FB maupun di BBM. Sedikit saja slelau upload foto atau tulis status. Tiada hari tanpa gadget.

Ada lagi si kalem Nizar. Berpawakan alim, layaknya ustadz. Memang, dialah yang paling senior diantara kami. Selain seorang takmir di suatu masjid, dia ini lagi skripsi mengenai robot juga.
Komunitas Robotik kami masih dalam tahap membangkitkan setelah mengalami fakum selama beberapa tahun. Memang, butuh berbagai macam perjuangan. Tak hanya dari keilmuan robotic, melainkan juga pada budget lah yang menjadi hal yang sangat diperhatikan.
Wah, pokoknya alhamldulillah deh. Dari jurusan sangat mensuport komunitas robotik kami ini. Terlebih lagi dalam sebuah kontes robotic di UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Dimulailah babak perjuangan perakitan robot dengan kategori soccer.
 
 

Hampir setiap hari kita di Laboratorium robotic untuk membuat robot soccer. Secara maraton kami merakit. Berbagai macam kendala teknis selalu terjadi. Gak jarang solder yang panasnya bukan main tuh tak pegang layaknya megang sendok makan. Ahasil mleocot deh tangan ini. Gak hanya sekali, berungkali ku mengulangi hal sama. -_-

Jadi, pesan moral yang dapat diambil: Jangan pegang ujung solder waktu masih panas. Mending kasih obat paracetamol aja deh, biar turun tuh panas,, jadi aman untuk dipegang. #terus apa fungsi solder kalau dingin????

Ku baru saja bergabung, merasakan semangat temen-temen yang sangat tinggi, walau halangan rintangan membentang, tak menjadi masalah dan tak jadi beban pikiran. #itu semangat atau soundtraknya KeraSakti.

Saking sering dan saking lamanya kita di laboratorium, tak terhindarkan dari pengusiran satpam fakultas. Ya, sampai lembur kemaleman kalo pulang. Apalagi anak pesantren seperti diri ku ini. Waduh,, pulang malem-malem, untung gak sampe kekunci tuh gerbang pondok.

Tiba saatnya untuk berangkat melaksanakan tugas. Menuju stasiun dengan membawa sebuah koper, perkakas tak lupa sebuah robot di dalam kardus terbuka yang masih terlihat wujudnya.

Pintu masuk statiun kota Malang, seperti yang lainnya kami dihadang oleh para satpam berwajah sangar. Menatap dengan penuh curiga kami berempat. Sesekali melirik ke kardus yang berisi robot.

“Apa itu? Bukan bom kan?” sudah ku duga kalau mereka menanyakan itu.
“Bukan pak, ini robot. Kita ikut kontes robot di Bandung.” Demikian kita jawab dengan wajah polosnya.
“Berarti kalian bawa solder segala ?” Tanya pak satpam mencoba selidik. Dengan wajah  gugup  terbayang kalau ternyata tidak diizinkan membawa hal semacem solder segala macem, kami jawab, “iya pak”.
“Ini mas, tolong solderkan kepala temen saya” jawab pak satpam dengan entengnya. "Dia ini sering sekali error, mungkin mas-mas ini bias memperbaikinya". Ternyata hanya becanda belaka.   Ane pikir bakalan ruwet kejadian ini.

ini nih robot pemadam api yang dikira bawa hal macem-macem di kereta.

mulai galau nan bingung perjalanan Malang Bandung

Tiba di Bandung, kita bermalam di masjid Salman ITB. Wuih men., ternyata lebih dingin dari kota Batu. Baiknya lagi, sama takmir masjid kita disediakan matras untuk beristirahat di dalamnya. Wah, ku akui keren nih masjid, sampe menyediakan hal semacem ini. Dampak baiknya kalau disediakan matras, selain memberi kehangatan dan kenyamann, hal ini ternyata agar masjid tetap suci. Iya kan, menurut ku kalau para musyafir yang bermalam ilernya gak netes di lantai masjid. Hihihihi.. :D
 



 
Lomba masih beberapa hari lagi, kita jalan-jalan dulu mengelilingi kampus ITB.




 
Oh ya, kota Bandung punya hajat besar. Sebagai tuan rumah KAA. Berkumpulnya seluruh presiden Asia Afrika di sini. Jalanan macet, berbagai daerah/jalan diblokir.


Oke, tiba saatnya untuk hari mendebarkan. Kita berangkat ke TKP kontes. Naik angkota menuju UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Hal yang menyebalkan, sopir angkotnya gak tau mana UIN Bandung, tapi tetep aja kita dibawa sampe nyasar di daerah entah, daerah yang udaranya semakin dingin yang berarti daerah pegunungan lagi. Lihat GPS, benar adanya kalau kita menuju arah yang berlawanan. -_-
 
Kita ikut lomba dengan 2 kategori: lomba Robot Soccer & Robot Inovatif
Untuk tim robot soccer, tepatnya yang bakalan bertanding megang kendali remot adalah bung Udin dan bung Nizar.
 
Kalo yang Robot Inovatif diri ku dan bung Fauzan. Kalau yang robot inovatif ini, kita pakai robot peninggalan senior komunitas yang udah pada lulus. Jadi, gak ada yang kami siapkan secara istimewa sih, hanya merawat robot serta desain inovatif yang rencana akan kita realisasikan. Jadi, hanya desain saja tak masalah, kalau pun udah ada wujud prototype malah menjadi nilai plus. Robot inovatif kami adalah Robot Pemetaan dan Survei Lokasi.
 


Penampilan pertama adalah presentasi robot inovatif. Entah kenapa, walaupun komentar para juri begitu menyakitkan, tapi sangat ku sukai. Inilah masukan dan kritikan yang harus kita laksanakan, bagaimana biar lebih baik tentang ide robot kita.
 
 


 
Berikutnya adalah soccer. Perlombaan yang sangat seru. Kami jadi merasa bukan ikut kontes yang banyak tuntutan harus menang,, tapi entah, kita menikmati pertandingan ini. Kita bisa saling bermain antar kampus,, saling merebut bola.
 
Jadi dalam perlombaan ini, tak hanya sekedar lomba. Ini menjadi ajang kumpul kami, para mahasiswa Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri. Kita banyak sharing dan berbagi cerita, mengenai research serta robotika di UIN.
 
Kami banyak belajar, dan saling memahami animo temen-temen UIN sangat tinggi. Kita perlu mengapresiasi dan mewadahi. Harus diadakan lagi lomba semacam ini.

berikutnya ini foto seluruh crew bersama pak wakil Dekan kami, beserta pak Sek.Jur Informatika.

Gak nyangka, bakalan jadi juara 1 lomba robot Inovatif se-Indonesia



Kalau ini, kita juara 2 robot Soccer se-Indonesia
 

Wah kalau robot soccernya keren-keren dah punya temen-temn dari kampus lain. Pertandingain ini, ada hal lebih yang kami dapatkan. Gak hanya juara yang kami bawa pulang, namun persaudaraan kami bertambah dengan kampus lain. Kami berharap kedepannya menjadi hal baik yang saling menghubungkan antara temen-temen robotic lainnya.

Special Thanks,, untuk temen-temen panitia yang mempertemukan kami bersama temen-temen yang luar biasa, tuan rumah yang begitu istimewa, komunitas Robotika UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Juga pada temen-temen dari UIN Alauddin Makasar, yang semangatnya begitu tinggi. Juara 1 Robot Soccer. Serta temen-temen dari kampus lain.

Oke deh, itulah perjalanan kami ke Bandung. Pengalaman pertama untuk ku membuahkan hasil. Gak sia-sia tangan ku kenak solder. Perjuangan kami berlum berakhir di sini, inilah awal.




 

Friday, 17 April 2015

Doa dalam Bulan Rajab




DOA DALAM BULAN RAJAB
1. سُبحَانَ اللهِ الحَيِّ القَيُوم
2. سُبحَانَ اللهِ الاَحَدِ الصَّمَد
3. سُبحَانَ اللهِ الرَؤُفِ الرَّحِيْم
Dibaca 100 X


Bulan Rajab atau dalam Jawa disebut wulan Rejeb. Doa tersebut dibaca 100 kali pada setiap malam, dengan penjelasan sebagai berikut :
Pada 10 malam pertama (tanggal 1-10 Rajab) membaca doa yang nomer 1 sebanyak 100 pada setiap malamnya.
Pada 10 malam berikutnya (tangal 11-20 Rajab) membaca doa yang nomer 2 sebanyak 100 kali pada setiap malamnya.
Pada 10 malam berikutnya (tanggal 21-30 Rajab) membaca doa yang nomer 3 sebanyak 100 kali pada setiap malamnya.

Friday, 20 March 2015

Belajar itu Nggak Penting ???

Belajar ? Itu nggak PENTING.
Yang PENTING itu mengamalkan.!!!
Kok Bisa ,,,, ???

(Review)
Apa tugas murid ? Tentu saja BELAJAR.
Tugas Guru ? Tentu saja MENGAJAR.
Lalu apa bedanya ? bukannya dua suku kata tersebut berasal dari satu kata sama yang berimbuhan ?
BELAJAR/MENGAJAR --> AJAR. Menurut Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) pada kamus besar Bahasa Indonesia.


Tapi, belum tentu mereka yang BELAJAR itu, mengajar. Kenapa ?
Karena Siswa/Murid/Mahasiswa/Anak didik/Santri mereka semua mempunyai kewajiban yang sama, yaitu BELAJAR. Menunggu guru masuk, menyampaikan pelajaran, mengerjakan soal, dan pulang. Kegiatan itu seolah ber-siklus tiap harinya. Tapi dari semua Murid yang ada di dunia, adakah yang berpikiran, bahwa suatu saat mereka harus MENGAJAR?

Beda antara guru dan murid. Murid belum pernah menjadi guru, Tapi guru sudah merasakan bagaimana menjadi murid. Ini yang kadang mungkin sering kita lupakan.

Lalu kenapa BELAJAR itu TIDAK PENTING ?
Zaman sekarang, BELAJAR hanya digunakan sebagai syarat kelulusan dan IJAZAH.hanya sedikit dari mereka yang berpikir lebih jauh. Maka dari itu, BELAJAR itu NGGAK PENTING.

Tapi, bagi mereka yang sadar akan PENTINGNYA BELAJAR, mulai detik ini, mereka akan mulai berpikir, bagaimana cara MENGAMALKAN ilmu yang telah mereka pelajari. Karena orang yang MENGAMALKAN, pastilah mereka BELAJAR. Jika tidak, apa yang akan mereka Amalkan jika tidak BELAJAR ?


Itulah letak penting dari 'belajar' untuk mengamalkan daripada sekedar 'belajar' untuk pekerjaan.
Jika kita hanya berniat BELAJAR (untuk diri sendiri), perbaiki mulai dari sekarang !!!
BELAJARLAH untuk MENGAJAR !!! Karena sesungguhnya belajar itu tidak berguna tanpa diamalkan.

Al-'llmu bila 'Amalin Kassajari Bila Tsamarin.
(Ilmu yang tak diamalkan, Bagai Pohon tak Berbuah) 
- Mahfudzot -

Tuesday, 10 February 2015

Antara Ngaji dan Mbolos

Libur telah usai. Hampir sebulan lebih liburan kampus. Beberapa teman ada yang ngetrip, ke berbagai tempat wisata, atau muncak ke berbagai gunung. Walau pun ponpes ku gak libur,, tapi banyak hal yang ku lakukan selama liburan,, salah satunya adalah mbolos ngaji. -_-
#siap-siap aja!

Jadi kita tinggalkan sejenak mengenai pembolosan diri ini.

Yah,, masih saja terasa sekitar bulan Mulud. Pulang kampung... Liburan kali ini disempat-sempatkan untuk berkunjung ke madratsah ku itu. Memang,, setiap tahunnya selalu mengadakan kegiatan yang memperingati ulang tahun dari madrasah ku tersebut,, sekaligus merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW.



Kunjungan ke Madratsah

Bergbagai macam kegiatan dan perlombaan diadakan,,baik itu antar kelas, antar SMP, hingga antar SMA se-ekskarisidenan.

Ini nih,, ada beberapa contoh acaranya, seperti:

Lomba Gendong-Kelereng Sendok
Sekilas seperti lomba balap gendong,, eh ternyata harus pakek kelereng sendok yang digigit. Kesan seru menurut ku seperti berkurang,, karena gak ada satu pun yang berhasil mencapai garis finis. Ya kan jatuh mulu kelerengnya.

So sweet...




LCTPP (Lomba Cerdas Tangkas Pramuka Penggalang)
Yang ini lomba pramuka tingkat SMP/MTs se-ekskarisidenan. Dalam satu grup mengikuti beberapa cabang perlombaan,, ada lomba simaphore, PBB, yel-yel, halang rintang, dll. Juara umum dari cabang-cabang itu lah yang akan menjadi juaranya.
Lomba TTG (Teknologi Tepat Guna)

Kalo ini juara bertahan dari tahun-ketahun lomba yel-yel

Hasil lomba pionering


Lomba ikhan akhwat antar kelas
Ini nih,, juaranya



Masih banyak sih,, tapi gak sempet ke foto. Jadi maaf ya,, foto ane gak ada !! ( emang ada yang ngarep?? ) hehehe.

Expo Kampus
Selain ke madratsah,, masih ada kegiatan yang namanya Expo Kampus. Jadi kampus-kampus se jawa Bali kita pamerkan di expo.. #gak boleh man,, riya' tuh!
-_- BUKAN pamer itu...!!@#$!@%"
Seluruh mahasiswa yang berasal dari Madiun yang kuliahnya tersebar ke berbagai tempat kita kumpulkan. Dengan niat membantu teman-teman kita yang masih sekolah untuk memilih kampus,, atau info biaya hidup di perantauan. Ini nih,, kampus bagian Malang. Wuih,, capek ternyata.


Itu yang ijonya ada banyak, namanya daun

ruamee

jaga parkiran stand


Nah,, kalo yang itu namanya pulpen


Muludan
Nah,, kalau di masjid ada perayaan sendiri Maulid Nabi Muhammad. Sudah dijelaskan di  Hukum Merayakan Maulid Nabi. Tahun lalu di rumah,,, sekarang di Masjid.

Ini semaleman masang berbagai jajanan dan buah




Nah,, semaleman masangnya, sekejap mata rontoknya -_-
Keseruan, kegirangan, wajah cerah menghiasi jamaah masjid,, jangan kan anak-anak, ibu-ibu ama bapak-bapak aja senengnya bukan main.

Itu kenapa dibikin acara seperti itu? Ketika nabi Muhammad dilahirkan, terjadi berbagai kejadian aneh,, ada kejadian padamnya api Majusi,, kesaksian para pendeta Nasrani,, serta saat itu berbagai macam buah-buahan tumbuh subur, saking suburnya dapat langsung dipetik. Nah, untuk itulah,,, ini kejadiannya hampir sama ketika nabi Muhammad lahir.,, yaitu berbagai macam buah-buahan tinggal metik saja.

Setidaknya ini aja dulu. Belum semua kisah heroik Aruman selama liburan tertulis.. #cieee,, pret!
Terasa gak terasa,, udah waktunya aktif lagi di perkuliahan. Pantengin aja terus Aruman Blog ! Oke.. Tuh ada tombol langganan di pojok bawah,, join aja gak bakal ada yang ngelarang. Lagian kan mumpung negara api belum menyerang.

Friday, 23 January 2015

Hukum Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW.
bahwasanya peringatan itu dari kata dasar ingat, artinya mengingat-ingat, tepatnya pada peristiwa lahirnya nabi Muhammad SAW. pada 12 Rabiul Awal tahun gajah sekitar 20 April tahun 571 M.


Peringatan maulid Nabi itu tidak disyariatkan dalam agama Islam dan tidak diperingati pada zaman nabi masih hidup. Memang Nabi SAW bukan tepologi orang yang senang disanjung, dikramatkan, apalagi di tuhankan. Sosok Rasulullah adalah seorang nabi yang tidak senang dikultuskan, apalagi dipuja dan disembah. Sedang di masa hidupnya, tidak pernah memerintahkan pada seluruh sahabatnya untuk memuja dan mengagungkan. Bahkan,nabi besar Muhammad SAW adalah pernah mengatakan

انَّ هُ وَحيٌ يُهَ الَيَّ

Artinya: bahwa saya adalah menyampaikan semua wahyu yang diurunkan kepada ku.

Tidak ada satu hadits pun dan satu ayat al Quran yang memerintahkan untuk memujinya dan mengagungkannya dengan bentuk peringatan atas kelahirannya.

Bahkan para sahabat, sepeninggal Nabi menetapkan penanggalan Islam itu pun tidak ada yang dimulainya dari kelahiran beliau atau pun kematian beliau. Tetapi para sahabat menetapkan tanggal satu dalam Islam dimulai dengan hijrahnya nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke kota Yatsrib (sekarang Madinah). Dimulailah babak baru, dalam pengembangan agama Islam, degan hijrahnya Nabi tanggal 1 Muharram pada waktu itu. Bukan kelahiran nabi bukan kematian nabi dan bukan peperangan badar yang membawa Islam jadi gemilang.



Diadakannya peringatan Maulid nabi tuh terjadi pada Zaman tabiin. Terkisah dalam satu dekade pada waktu itu ada seorang gubernur namanya Salahudin Al Ayubi. Beliau memikirkan tentang kehebatan Islam dan kejayaan Islam. Namun di satu sisi banyak perpecahan dalam Islam, banyak aneka ragam pendapat dan banyak pula fariasi yang tidak menguntungkan pada perkembangan agama Islam.

Disamping banyak masyarakat Islam yang sudah lepas dari rel-rel agama Islam demi kepentingan kelompok dan pribadinya. Akhirnya sang gubernur mempunyai ide baru agar riwayat kelahiran Nabi bisa digali yang menimbulkan sepirit baru. Akhirnya pendapat sang gubernur disetujui oleh sang raja.

Awal mulanya bentuk peringatan kelahiran nabi tersebut bermula dengan beraneka ragam kegiatan. Ada bazar ada juga seni budaya, ada juga penampilan kreasi baru dan bentuk-bentuk lain yang mempesona pada umat Islam yang ada pada waktu itu. Ternyata dari gagasan itu minat untuk mendalami agama Islam makin besar. Dan animo rakyat pada waktu itu merasa mendapat injeksi baru. Sampai-sampai pada waktu itu para sastrawan dan para seniman menampilkan hasil cetakannya dengan berbagai macam. Ada yang kaligrafi, karang mengarang, lagu musabaqah serta kresi-kreasi lain.

Ada seorang namanya syeh Busairi, melantunkan sastranya, di antaranya sebagai berikut:


مُحَمَّدٌ سَيِّدُ الكَوْنَيْنِ وَ السَقَلَيْنِ * وَ الفَرِيقَينِ مِن عُرْبٍ وَ مِن عَجَمِ

نَبِيُّنَا الامِرُ النَهِى فَلَا اَحدٌ * اَبَرَّفِى قَولِ لَا مِنهُ وَلَا نَعَمِ
هُوَ الحَبِيبُ الَّذِىْ تُرْجى شَفَاعَتُهُ * لِكُلِّ هَولٍ مِّنَ الاَفوَالِ مُقتَحَمِ

Artinya
Muhammad SAW adalah penghulu dua alam(dunia dan akhirat), penghulu jin dan manusia, penghulu dua golongan dari bangsa arab dan bangsa ajam(selain arab)

Nabi kami adalah pemerintah kebaikan dan pencegah kemungkaran, maka tidak ada seorang pun yang lebih baik dalam mengucapkan “Tidak” dan “Ya” dari beliau nabi Muhamamd SAW.

Baliau adalah kekasih tercinta yang sangat diharapkan syafaatnya untuk menyelamatkan dari segala rasa takut yang menghinakan.



Menurut syeh Busairi nabi Muhammad bukan hanya sekedar sosok seorang Arab, dan nabi Muhamad adalah bukan sekedar robot yang diperintah oleh sang majikan. Tetapi nabi Muhammad adalah seorang yang menjadi pemimpin di dunia dan di akherat. Lebih dari itu, beliau adalah seorang pemimpin yang mempu menjembatani dua bangsa yang berbeda, satu bangsa Arab dan dua kelompok bangsa ajam. Lebih dari itu, nabi Muhammad adalah seorang sponsor dalam menciptakan kebaikan dan beliau adalah seorang pencegah segala kemungkaran. Tidak ada seorang pun dan dari bangsa apa pun yang mampu menolak dengan ucapan “Tidak”. Dan tidak ada seorang pun di dunia yang mampu mengucapkan “Siap” kecuali hanya dengan perintah Allah.

Harapan umat manusia terhadap keberadaan rasulullah adalah mampu memberi syafaat dan menyelamatkan daris emua rasa takut. Itu lah tepologi seorang pemimpin yang tidak ada duanya di muka bumi ini.

Bahkan ada seorang penyair, syeh Ja’far yang menyampaikan pujaannya kepada paduka nabi besar Muhammad SAW yang kalau kita ukur dengan ukuran manusia sekarang adalah berlebih-lebihan. Seperti yang disampaikan oleh beliau dalam madahnya sebagai berikut:


وَلَو اَنَّا عَمِلنَا كُلَّحِينٍ       لِاَحمَدَ مَولِدًا قَد كَانَ وَاجِب
عَلَيهِ مِنَ المُهَيمِنِ كُلَّ وَقتٍ         صَلَاةٌ مَّا بَدَا نُورُ الكَوَاكِبْ
تَعُمُّ الآلَ وَالاَصْحَابَ طُرًّا       جَمِيْعَهُمُ وَ عِتْرَتَهُ الاَطَايِبْ

Artinya:
Andai kata kita bekerja dalam bidang apa pun, setiap saat maka wajib lah kita menghormati nabi Muhammad SAW. Dalam hal ini seluruh komponan Islam yang semua tidur mendengkur dengan kemewahannya sendiri maka tercambuklah mereka bagaikan singa marah di tengah padang pasir.

Sehingga kekuasaan Islam pada waktu itu menyebar sampai seluruh daerah Persia, Mesopotamia dan seluruh Asia, sampai di Indonesia, bahkan seluruh Negara Afrika sampai menyebreang ke Spanyol dengan kota Andalusia nya. Itu juga karena keperkasaan para tentara Islam yaitu : Torik bin Ziyad. Sehingga Islam pada waktu itu ditakuti oleh Negara-negara di timur tengah, Afrika, Asia bahkan sebagian Eropa.

Lantaran kaum muslimin terbius dengan gagasan salahudin Al Ayyubi pada waktu itu, semoga peringatan kelahiran nabi itu tidak menjadi dohma dan menjadi pengkultusan seorang pemimpin, tapi bisa menjadi pemicu di masa-masa yang akan datang, terutama sekarang maraknya kemerosotan moral dan mengganasnya narkoba yan g akan mencelakakan seluruh bangsa di dunia ini. Hanya dengan islam lah dunia bisa tentram , aman dan damai. Semoga Allah SWT memberikan istijabah pada tangisnya umat Islam di masa sekarang dan yang akan datang.

Kan Nabi Muhammad SAW gak menganjurkan merayakannya, gimana?

Jadi, merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW tidaklah diwajibkan dalam syariat Islam, namun juga tidak diharamkan. Melihat hal tadi, pelaksanaan Maulid Nabi juga untuk bersholawat kepada Nabi SAW, untuk menambahkan semangat kita mendalami Islam. Apakah salah jika kita bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, atau melakukan kegiatan yang bisa mencharge keimanan kita ?

Selain itu, nabi Muhammad SAW juga menganjurkan untuk berpuasa sunah di hari Senin. Yak,, tepat (bagi yang sudah tahu)... Bahwa hari Senin adalah hari kelahiran nabi Muhammad SAW.


Puasa hari Senin  dan Kamis termasuk sunnah Nabi SAW, ‘Aisyah Radhiyallahu 'Anhu mengatakan,


كَانَ يَتَحَرَّى صِيَام الِاثْنَيْنِ وَالْخَمِيس

“Adalah Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam memperbanyak puasa pada hari Senin & Kamis.” (HR. Al-Tirmidzi, Al-Nasi dan Ibnu Majah. Hadits ini dishahihkan Al-Albani)



Saat beliau ditanya tentang puasa hari Senin, beliau menjawab,


ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ

“Itu adalah hari aku dilahirkan dan hari aku diutus atau (awal) diturunkan Al-Qur'an kepadaku.” (HR. Muslim)

Saat beliau ditanya tentang puasa hari Senin dan Kamis, beliau menjawab:


ذَانِكَ يَوْمَانِ تُعْرَضُ فِيهِمَا الْأَعْمَالُ عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

“Keduanya adalah hari dihadapkannya amal-amal kepada Rabbul ‘Alamin (Allah). Karenanya aku suka saat amalku dibawa kepada-Nya aku dalam keadaan berpuasa.” (HR. Al-Nasai dan dishahihkan Syaikh Al-Albani)

Ya,, begitu lah. Nah,, ini beberapa perayaan MULUDAN di beberapa daerah di Indonesia.

Semarak Mauludan di Bawean

Acaranya tuh seperti berdzikir, barjanji, dan sambutan-sambutan
Sumber gambar

Sumber gambar

Sumber pribadi dari majalah AULA edisi Januari 2015.

Grebeg Maulud, Jogja

Si pemuda berhasil mendapatkan sesuatu benda. Sesuatu itu dipegangnya sambil bergetar dan kelelahan,, karena banyaknya kerumunan yang berebut.

Pawai di Pesantren Anwarul Huda, Karangbesuki, Malang

Ini nih, pondok pesantren ane. Mengadakan pawai dengan peserta dari TPQ-TPQ se-kelurahan Karangbesuki. Pawai keliling sambil shalawatan,, juga sambil Nadzoman seperti Aqidatul Awam. Selain itu juga ada sambutan-sambutan dan sedikit nasehat dari Kyai.
Ya,, walau pun ane sendiri gak ikut. hehehe






Kalau di Manisrejo, Madiun
Nah, kalau yang ini,, di rumah ane. Perayaannya tuh,,, ehm, jadi buah-buah, jajan, dan berbagai macamnya digantungkan sedemikian rupa. Ditengah acara,, ada sambutan, ceramah, dan shalawatan yang diiringi hadrah.

Lalu acara yang ditunggu-tunggu.,, ketika Takbir diucapkan, itulah tanda saatnya memetik buah, jajan, dan teman-temannya itu.

Ini lagi menggantungkan aneka jajanan dan buah