.

.

Kamis, 09 Juni 2016

Drone Terbang Dikira Ancam Menteri Agama

Kali ini justru dari langsung permintaan Kemahasiswaan kampus sama Dekan Fakultas. Expo robotic di Kendari, Sulawesi Tenggara. Wuihh,, Dalam kecepatan cahaya terbayang pikiran, "pesawat terbang".

Sejak zaman nabi Adam aku belum pernah yang namanya  naik pesawat terbang, belum pernah keluar pulau Jawa, belum pernah tidur di atas awan, bahkan belum pernah kencing di atas awan.

Udah berapa abat nih gak posting. Sorry bro. Lagi sok sibuk juga. hehehe. Kali ini bakalan nyeritain tentang perjalanan hidup kami di Kendari.



Info terbaru baru kami peroleh bahwa expo ini serangkaian acara pada Perkemahan Wirakarya ke XIII PTK(Perguruan Tinggi Keagamaan) Se Indonesia. Bakalan rame nih. Batin ku terasa campur aduk kayak Es kopyor.

Pramuka. Siapa yang gak kenal dengan pramuka? Mulai bocah hingga orang tua, mulai kampung sampai kota, mulai tunas samapai jadi es Kelapa. Pramuka dimana-mana, dan hampir mustahil orang gak tau apa itu pramuka. Walau pun cuma sempet jadi Dewan inti pasukan Penggalang aja aku. hehehe

Jauh-jauh hari kami bersama tim Ontaki (Otomasi dan Robotika UIN Maliki) mempersiapkan segala keperluan untuk ikut event ini. Beberapa robot yang kami bawa, ingin bawa semua tapi koper gak muat. Personil Ontaki sama dengan saat kita di Bandung Bawa Robot Dikira Bawa Bom.


Singkat kata tibalah kami di kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Ya, dari Ontaki emang cuma 3 orang. Tapi gak hanya kami bertiga, masih bersama temen-temen lain dari Dewan Racana UIN Maliki Malang.

PW ke XIII, mulai Kwarcab, Kwarda, sampai Kwarnasnya ada di sini. Bahkan pak Mentri Agama juga hadir dalam acara pembukaan di lapangan yang cukup luas, orang menyebutnya lapangan MTQ Kendari. Wah ini tempat keren banget, mana ada menara yang unik, dengan bentuk anti mainstrem. Mau menara Monas, menara Tokyo, apalagi menara UIN malah gak ada apa-apanya. Tapi cuma 1 kekurangannya, kebersihannya. Wah,,, gak banget. Ehmm, atau lebih tepatnya perawatannya minim.

OK, kembali ke acara.

Kami dari ONTAKI membawa beberapa robot, salah satun yang baru saja kami kembangkan, yakni Quadcopter atau Drone, atau pesawat tanpa awak dengan 4 Propeller.

ini nih 


Di sini saatnya kita beraksi. Drone kita terbangkat saat upacara pembukaan di lapantan MTQ. Kami terbangkan di atas barisan pramuka sampai ke depan menteri Agama, Lukman Hakim.

Ternyata acara berjalan begitu lama banget. Sembari keliling lapangan mencari sudut pandang yang cukup keren untuk menerbangkan drone kami. Itu pun, acara masih benar-benar panjang. Entah sambutan apa lagi, matarhari makin naik, panas semakin meningkat mana ini di Kendari panasnya minta ampun. Saking panasnya, air aja bisa kringetan.





Sambil duduk-duduk santai di suatu pojokan, kami dihampiri sama beberapa orang kepolisian Sulawesi Tenggara yang ikut menjaga dan mengawal jalannya acara pembukaan Perkemahan ini. Sambil ngobrol santai, akhirnya kami juga memperkenalkan diri dan drone yang kami bawa.

"Apa ini mas??" tanya pak Fajar Polda Sultra.

"Nganu pak,,, ini Drone. Untuk Aerial Video Graphic" jawab kami santai, radak gugup sih.

"Oh, ini yang tadi terbang di depan pak Menteri?? Saya pikir ini tadi barang mencurigakan mau saya tembak. Bahaya kan. Kita pikir ini mau nembak pak Menteri" cerita pak Fajar lugas.

"Bukan pak, ini drone untuk ngerekam video. Rakitan kita sendiri" jawab kami sambil nyengar-nyengir kayak orang gila.

"Wow,. Kok hebat?? Bisa bikin ginian. Bagus ini kalo bisa dimanfaatin untuk kepolisian, buat mantau lokasi." kata pak Fajar kagum.

Ini foto Menteri Agama beserta petinggi-petinggi lainnya


Akhiranya setelah ngobrol panjang radak lebar sampai kami bertukar CP siapa tau bermanfaat. Ini lah pembukaan dan hari pertama kegiatan dimulai. Kegiatan dilanjutkan dengan karnaval budaya.


Di sini pun juga beberapa kali kita terbangkan drone kita untuk ngerekam adegan kawan-kawan teriak yel-yel. Saking semangatnya teriak sampe ada yang serak, keluar dahak, keluar ingus, keluar darah, keluar negeri dan keluar lapangan.

Sebuah tragedi terjadi. Begitu drone kita terbangkan di tengah jalannya karnaval. GPS yang terpasang di atas Drone lepas nyangkut di propeller. Auto landing tak bisa diaktifkan, akhirnya secara reflek bang Udin nangkep drone jatuh dengan tangan kosong. Hasilnya, lecet lah tangan bang Udin. Drone selamat, tangan bang Udin gak selamat.

Bencana berikutnya masih ada. Ternyata selama drone terbang, kamera tidak pada mode Rekam. Jadi semua kegiatan, ama teriak-teriak yel tadi gak kerekam. Hehehehe.. #bego

Ini masih awal, dan banyak hal yang bisa dinikmati, tapi pikiran ku malah masih kebayang ama tugas, projek dan Laporan yang belum selesai-selesai.

Selasa, 23 Februari 2016

Bersiaplah dengan Kehadiran Drone

Bersiap dengan Kehadiran Drone



Sudah tau soal drone?? Drone merupakan wahana terbang menggunakan propeler. Sedikit beda dengan helikopter, Drone menggunakan 4 propeler (QuadCopter) hingga 6 propeler (HexaCopter) dengan ukuran yang berfariasi.

Namun saat ini beberapa negara sudah melarang kehadiran drone, seperti

Minggu, 22 November 2015

Mau Kaya ? Ke Dukun aja ! #GOBLOK!

KAYA, adalah idaman semua Wanita.
KAYA, adalah Misi Utama seorang Pria
KAYA, adalah cara bahagiakan Keluarga.
KAYA, adalah nilai utama di Masyarakat sana.

Apa sih, gunanya menjadi KAYA ?

Hidup, Sejahtera ,,,,
Keluarga, Bahagia ,,,,
Mertua, Bangga ,,,
Anak, Manja ,,,,
Istri, Dua ,,,,

Kaya Gitu ?
Mau ?

Pengen KAYA, tapi Nggk mau USAHA ,,,, Gimana ????

Kebanyakan manusia, mengharapkan sesuatu maunya yang enak saja. Hari gini ? Cari yang Susah ? Nggak perlu pinter-pinter amat supaya dipandang terpelajar.

Mau ngerti Bahasa Inggris, Santai, ada "Mbah Google" (Nggk usah cape' Ngapal )
Mau bisa perkalian, pembagian. Santai, ada " Kalkulator" (Nggak usah cape' Ngitung )
Mau bisa Nulis rapi. Santai, ada "Komputer" (Nggak usah cape' nulis )
Mau pergi jauh kesana. santai, ada "Helikopter" (Nggak usah cape' jalan )
Mau jadi artis. Santai, ada "X-Factor". (Nggak usah cape' casting )
Mau cepet terkenal. Santai, ada "You tube" (Nggak usah cape' cari sensasi )

Apa sih didunia ini yang Nggak bisa ? Praktis dan Simple.
Banyak orang cari yang Instan-nya saja. Pokoknya cepet nggak banyak tenaga. Itu saja.
Begitu juga dengan KAYA. Mie aja ada yang INSTAN, KAYA juga ada yang INSTAN.

Dukun, Paranormal, Orang Pinter atau apalah namanya. 


Adalah salah satu jalan menuju Kekayaan dengan cara INSTAN. Kebanyakan orang mengira, dengan datang ke Dukun, bisa mendatangkan kekayaan, harta benda mengalir, Yang penting, Nggak usah SUSAH-SUSAH NYARI.

Dan, Anehnya. Setiap Dukun yang dimintai tolong, pasti syaratnya aneh-aneh :

1. Mandi kembang 7 rupa.
2. Puasa Putih
3. Dll

Apa hubungannya coba ?
Pengen kaya tu, Ya KERJA ,,,,
Pengen Bahagia tu, Ya USAHA ,,,

Tau nggak ?
Kalo Dukun, Paranormal, Orang Pinter, itu juga "sebuah profesi".
Yang mana dengan itu, mereka juga pengen Kaya , Pengen Hidup Bahagia ,,, 

Nah,
Gobloknya Manusia itu, 
Pengen Kaya, dateng, minta tolong ke "Dukun" yg juga pengen kaya ,,, 

Kita nyari 'Kaya' , dateng ke orang yg juga pengen 'kaya' dari uang kita ,,  Nah lhoh ???

" ,,, uang itu kan cuma buat ganti jasa dukun yg ngebantu kita ,,, "

Alasan Klasik ,,, !!!!

Kalo niatnya ngebantu, napa nggak Gratis aja , pake minta bayaran segala ,,, 
Kalo dia bisa bikin orang jadi Kaya, udah dari dulu-dulu para dukun dukun tu udah kaya semua ,,,

Dia bisa bikin orang jadi kaya, tapi dia sendiri nggak kaya-kaya ,,, 
Siapa yg Bodoh, siapa yg di Pinter-in ,,, ?

Sungguh Mulia ,,,, 

Jumat, 20 November 2015

Cerita Hackaton - Ketemu Pak Ahok dan Para Mentri

Hackaton Merdeka merupakan sebuah inisiatif untuk menginisiasi gerakan besar Code4Nation.org sebagai salah satu bentuk pemanfaatan teknologi informasi dalam memecahkan permasalahan pendataan kependudukan. Code4Nation diharapkan dapat menjadi pemersatu gerakan-gerakan yang ada sehingga semakin banyak talenta di Indonesia yang peduli dan memiliki solusi, sehingga dapat dikolaborasikan mengatasi berbagai permasalahan nasional dengan baik dan benar.

Serangkaian acaranya dilakukan menjadi 2 tahap. Pertama seleksi di 28 Kota. Kedua, aplikasi terbaik akan diberi kesempatan untuk presentasi di Jakarta.



Segera ku kumpulkan tim. Mencari ide. Hari semakin dekat, namun ide Sistem Informasi apa belum kita dapatkan. Aku sendiri mulai beripikir keras mencari ide, ketika jalan, ketika kuliah, ketika di kamar mandi, dan sampai orang menyapa tak ku dengar. 

Bertemakan Pendataan Kependudukan,, mau gimana lagi, udah pasti teringat sama masa KKM bersama mereka.

Beberapa kali muncul ide seperti : Pendataan keluarga miskin (ini mah dari ide KKM kemaren, tapi ribet, data masih masukkan manual), Pelaporan keamanan dan kejahatan (kayaknya sulit nih kalau pelaporan kejahatan), pendataan orang jelek (kayaknya gak manfaat banget), atau pendataan orang bego (kayaknya bakalan sulit karena banyak banget orang sok pinter), 

Berbagai macam ide kami yang ada,, tersaringlah konsep Cekker - Cek Kerja untuk kalangan menengah bawah. Cari referensi, pematangan konsep, hingga evaluasi. Tiba lah saatnya beraksi, koding selama 24 jam Non Stop.

Wah,, keren-keren ide dari tim yang lain. Sedikit percaya diri, entah kenapa. Namun, tidak sering juga merasa terintimidasi oleh peserta lain, yang terlihat labih jago dari segala sisi. Contohnya, ada tuh si admin Bill.web.id yang masternya pemrograman pernah merebut juara harapan di event besar, ada juga Kwikku Nusantara yang telah menjadi startUp pesaing Facebook, bahkan masih ada para jagoan lainya yang tak ku ketahui.


Datang hanya membawa konsep yang ada, tak ku sangka lolos menjadi 8 terbaik dan diberi kesempatan untuk presentas di Jakarta. Malam-malam berikutnya kami secara maraton memperbaiki sistem Cekker.

Tiba lah di Jakarta. 

Sumber gambar : Detik.com


Malemnya kami ngobrol sama pak Mentri Kominfo. Ngobrol soal masa era digital di  Indonesia. Pasar yang dangat besar, dan pesatnya perkembangan teknologi. Terutama dalam e-commerce yang meningkat 10x lipat. Hal ini benar-benar besar, dan akan lebih baik kalau dikelola bersama. Tentunya tak hanya dari pemerintah, bekerja sama dengan para stakeholder yang ada.

Pengalaman gak hanya di situ. Kami juga bertemu startUp di berbagai belahan Indonesia. Berbagi pengalaman. Belum lagi kita juga berkunjung ke startUp yang udah gak asing lagi di telinga kita, Tokopedia.com sama Bukalapak.com
Kisah kasih yang para founder ceritakan tak segampang kelihatanyya. Banyak banger halangannya.

Foto di kantornya Bukalapak.com

Foto bersama Founder Tokopedia.com


Tibalah di babak pertandingan. Kami semua harus presentasi di depan dewan juri. Berhubung banyak banget pesertanya, jadi sambil buka stand juga. Jaga stand sembari nunggu waktu presentasi tiba, datanglah orang-orang penting melihat produk kami.

ada Pak Ahok.


Kalau kemaren postingnya ketemu pak Ahok, ternyata setelah ku posting masih ada mentri yang berkunjung. Mentri PAN RB


Ya, ini yang cerita lebih panjangnya aja sih, semoga menikmati.
Itulah kurang lebih perjalanan kita ke Jakarta. Keren-keren banget ide dari tim lain. Gak mungkin juga semua jadi juara, kayaknya gak masalah lah kalau gak dapet juara. Tapi ku sangat berharap bagi ide temen-temen lain yang masih konsep, apalagi yang udah bener-bener jadi siap pakai. Mungkin juga gak juara tapi udah bisa nyelesain masalah di Indonesia.

Kamis, 19 November 2015

Apakah Hidup itu ditakdirkan atau pilihan ?

" ,,, Wallahu 'ala kulli Syaiin Qodir ,,, "
(Dan Allah lah yg berkuasa atas segala sesuatu)

" ,,, dan tak ada sehelai daun pun yg jatuh tanpa seizin Allah ,,, "

Allah itu
Maha Kuasa
Maha Pencipta
Maha Segalanya ,,,

Jika segala sesuatu itu atas kehendaknya , dan segala sesuatu yg sudah dilakukan , sedang dilakukan dan akan dilakukan itu sudah tertulis di 'Lauh Mahfudz' ,,,,

Lalu apakah Manusia itu punya Pilihan ?

Jika kita berbuat Jahat, Mencuri, membunuh dan sebagainya ,,, Siapa yg salah ? Allah dong, Dia kan yg menghendaki ,,, karena semua itu telah tertulis dan telah ditakdirkan.

Kenapa harus repot-repot hidup begini, begitu, beribadah dan sebagainya ,,, toh kita Hidup sudah ditentukan jalan hidup kita ? Lalu, kita harus bagaimana ?

Ini adalah Perspektif yang Salah ,,, !!!
Bukan berarti Allah tidak memberikan kita pilihan, melainkan semua itu terjadi atas dari pilihan kita ,,, Bagaimana ?

Ini berbicara masalah Qada' dan Qadar.
" ,,, Allah berkehendak atas apa yg kita kehendaki ,,, "

Saat kita benar-benar ingin menjadi Buruk, Allah menjadikannya Buruk. dan saat kita benar-benar ingin menjadi Baik, Allah menjadikannya Baik.

Lalu, bagaimana masalah 'Takdir yg telah ditetapkan' itu ?

Perumpamaan :
Jika kita dalam sebuah Ujian, dimana kita berharap bisa Lulus didalamnya . Semua itu pasti tergantung pada apa yg telah kita persiapkan sebelumnya .

Guru disini, sudah memprediksi ,
Oh anak ini Belajar, Rajin, Berkelakuan baik. Dia pasti akan Lulus.
Oh, anak ini nggak belajar, sering bolos, tidak pernah mengerjakan tugas, dll. Kemungkinan dia takkan lulus .
Semua itu sudah dituliskan di buku laporan siswa.
Jadi, jika suatu saat anak itu tidak lulus, apakah semua itu salah Guru tersebut yg telah 'memprediksi' ,,, ???

Padahal, Guru sudah memberi Silabus untuk Ujian, kamu harus belajar, kamu harus rajin, dsb. Tapi, jika siswa tersebut tak melakukan nasihatnya , itu kan keputusan siswa itu . Siapa yg salah ?

Walaupun dgn kuasanya, ia bisa merubah atau bahkan meluruskannya, tapi bukankah itu tak adil ? Sementara yg lainnya berusaha dan berhasil atas usahanya .

Begitu juga Allah,
Apa sih yg tak bisa ia lakukan ? Hanya tinggal 'kun' maka Jadilah ! Tak ada yg tak mungkin, tapi Allah ingin melihat usaha kita. Karena hidup kita, adalah hidup yg kita jalani, semua itu terbantu dalam seberapa kuat usaha kita .

Allah Maha Tahu, yg lalu dan yg akan datang.
Jadi, ia menuliskan dalam Lauh Mahfudz-Nya ,apa-apa yg kita lakukan hingga mendatang . Karena Allah Maha Tahu. Man purpose God disposses. Manusia berkehendak , Tuhan menentukan .

Sebenarnya, Allah telah berikan pilihan . Ia tetapkan Jalan untuk bisa Lulus dari Ujian Hidup, dengan peraturan peraturan yg ada , jika kita tak melalui jalan tersebut , jangan salahkan atas apa yg telah menjadi pilihan hidupmu.

Allah itu Maha Adil.
Jangan dipertanyakan tentang keadilannya dalam sebuah keputusan .

Wallahua'lamu,,,,,

Senin, 16 November 2015

Teori Tauhid dalam Rumus Matematika Dasar

ISLAM - Sebuah Agama yang dibawa oleh Nabi Terakhir dalam misinya untuk menyempurnakan Akhlak Umatnya .

" ,,,  Qul huwa Allahu Ahad. Allahus-Shomad. Lam yalid wa lam Yulad wa Lam Yaqullahu Kufuan Ahad ,,, "
(QS. Al-Ikhlas: 1-4)

" ,,, Ketuhanan yang Maha Esa ,,, "
(Pancasila, Sila-1)

Dari pernyataan diatas, bisa kita simpulkan . Bahwa " ,,, Tuhan itu Esa (Satu), Dia tak beranak juga tak diperanakkan ,,, " diperkuat oleh Pancasila yg menjadi dasar, sekaligus Ideologi Bangsa Indonesia .
Lalu, Apa Buktinya ?
So,
 
Anda percaya ?
1 + 1 = 2
1 + 2 = 3
1 + 3 = 4, dst ,,,,
Atau, bila diimplementasikan menjadi :
2 ,tercipta dari 1 + 1
3, tercipta dari 1 + 2
4, tercipta dari 1 + 3, atau 2 + 2

#Maka,
PENJUMLAHAN = TEORI PENCIPTAAN






Lalu, darimana asal angka 1 ?
Jika, 2 itu hasil penjumlahan 1 + 1 ,,,

Angka 1 itu sendiri tercipta darimana ? 

0 + 1 ,,, Teori ini ditolak karena masih mengandung unsur 1 didalamnya ,,,,
3 - 2 ,,,, Teori ini juga ditolak karena merupakan 'Teori Pengurangan' (Kembali) yg bertolak dengan 'Teori Penjumlahan' (Penciptaan)

Jadi, jika kita percaya bahwa :
" ,,, 1 itu tak tercipta/ada dengan sendirinya, tapi dia bisa mencipta angka 2 sampai tak terhingga ,,, "

Lalu, kenapa kita tak percaya ,bahwa :
"  ,,, Tuhan itu Esa (satu) , yang tak tercipta tapi menciptakan , yang ada sebelum kata ada itu ada ,,, sebagai yang mencipta Awal dan Akhir ,,, "

PS ;
Angka : [ 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 8, 9 ]

PERTANYAANNYA :

Kenapa Tuhan dilambangkan dgn Posisi yg "Satu" dan bukanlah yg "Nol" ?

Jika,
Penjumlahan = Penciptaan
Maka,
Pengurangan = Kembali 

Jika, semua angka dikurangi oleh bilangan yg sama, bukankah hasilnya '0' ,,, Bukan kembali pada yg Satu [Tuhan] ,,,, ?

Apa Esensi dari Bilangan '0' itu ? Sedangkan Angka 1[Tuhan] itu juga bisa dikurangi oleh Angka itu sendiri , yang hasilnya adalah 0 ,,, 

Bagaimana penerapan Teori "Wikhdatul Wujud" pada Teori Matematika Dasar ?

Apakah Esensi Tuhan (Allah) itu Satu atau Nol ,,, ?

Tunggu terbitan Buku tentang
" ,,, Memaknai Ketauhidan dalam Konteks Matematika Dasar ,,, "
(Zid wa Islah Lii)

Sabtu, 14 November 2015

Pak Ahok Lihat Cekker di Hackaton

Lagi ikutan lomba Hackaton nih. Tau gak?

Ini lomba buat aplikasi dengan tema Masalah Kependudukan. Oleh code4nation dan didukung oleh Telkom. Nah, sebenarnya gak nyangka kita dari tim Cekker berhasil lolos final, dan harus presentasi di Jakarta.

Sebagian prsentasi di depan juri, lainnya lagi jaga stand. Di tengah presentasi datanglah Gubernur Jakarta, pak Ahok ke stand kami.


Nah itu gambar rekan kita, si Haris. 

Ya mohon maaf bagi yang mencari gambar ku,, maklum yang lagi foto gak kena dan gak sempet kefoto. -_- sial